Anda Disini
Beranda > Artikel > ๐ŸŒธ Keutamaan Menuntut Ilmu Secara Langsung Kepada Para ‘Ulama ๐ŸŒธ

๐ŸŒธ Keutamaan Menuntut Ilmu Secara Langsung Kepada Para ‘Ulama ๐ŸŒธ

๐ŸŒพ ุงู„ุบุฑุจุงุก ๐ŸŒพ:

๐ŸŒ AN-NASHIHAH
~~~~~~

____________________

๐ŸŽ™ Oleh Al-‘Allamah al-Faqiih Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

Pertanyaan :

Manakah yang lebih afdhol bagi seorang penuntut ilmu, apakah ia mengambil ilmu dari kaset-kaset dan rekaman, ataukah bermajelis langsung dengan para ‘ulama?

Jawaban :

โŒ โ€œMengambil ilmu dari rekaman-rekaman dan kitab-kitab adalah merupakan kesalahan serta kegelapan lagi kesamaran.

๐Ÿ‘‰ Sebab seorang yang hanya bersandar kepadanya semata adalah seorang yang masuk ke dalam kegelapan dan bayang-bayang kesamaran, dikarenakan yang namanya kitab-kitab:

๐ŸŒบ Terkadang di dalamnya terdapat susupan, sesuatu yang rahasia lagi merupakan makar tipu daya dan sengaja direncanakan.

๐ŸŒบ Terkadang di dalamnya terdapat kedustaan.

๐ŸŒบ Dan terkadang di dalamnya terdapat kesalahan.

๐ŸŒบ Sebab ia merupakan amal buatan manusia!!

Sementara amalan manusia tidak lepas dari kesalahan, itupun jikalau benar para penulisnya adalah orang-orang yang jujur ingin memberikan nasehat dan kebaikan.

Namun terkadang para penulis itu sendiri justru bukanlah orang-orang yang jujur menasehati dan tidak menghendaki kebaikan, bahkan cenderung malah ingin merusak pemikiran umat manusia dengan memasukkan susupan-susupan ke dalam kitab-kitab mereka tersebut.

๐ŸŒบ Oleh karena itu apabila seorang penuntut ilmu ingin membaca suatu kitab,

โœ” hendaknya ia membacanya di hadapan bimbingan para ‘ulama secara langsung, sehingga para ‘ulama pun dapat melihat apakah kitab tersebut memang pantas untuk ditelaah dan diambil faedahnya ataukah tidak.

โŒ Janganlah sekali-kali ia hanya bersandar semata kepada kitab-kitab tanpa merujuk kepada arahan dari para ahli ilmu,

โŒ ataupun tanpa lagi merasa perlu untuk membacanya di hadapan para ahli ilmu yang bisa mensyarahkan (menjelaskan) kitab-kitab tersebut untuknya.

๐ŸŒบ Maka yang namanya ilmu (syar’iy) itu adalah perkara yang caranya diambil langsung kepada para ‘ulamaa.

Adapun kitab-kitab, maka ia hanyalah perkara yang bisa semakin membantu di dalam memudahkan untuk menuntut ilmu.

Adapun asalnya, maka ilmu (syar’iy) itu adalah diambil langsung dari para ‘ulamaa dan bukannya dari kitab-kitab semata.โ€

Sumber:
*http://www.alfawzan.af.org.sa/node/16252*

________
๐Ÿ“ก Channel Telegram :
SYIARโ˜†SALAFIYAH
https://t.me/syiarsalafiyah
________

Top